By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Proyek Pembangunan Rumah Sehat Untuk Fakir Miskin Desa Sangliat Krawain Menjadi Sorotan
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Proyek Pembangunan Rumah Sehat Untuk Fakir Miskin Desa Sangliat Krawain Menjadi Sorotan
LAWAN KORUPSINUSANTARA

Proyek Pembangunan Rumah Sehat Untuk Fakir Miskin Desa Sangliat Krawain Menjadi Sorotan

Redaksi
Last updated: 11 Maret 2021 8:31 am
Redaksi
Published: 10 Maret 2021
Share
SHARE

PRN MALUKU| Proyek pembangunan 10 unit rumah sehat di desa Sangliat Krawain, Kec. Wertamrian, Kab. Kepulauan Tanimbar, Maluku patut mendapat sorotan. Menelan biaya Rp. 607.270.000, pada tahun anggaran 2018, penyelesaian rumah masih dibebankan pada masyarakat. Rabu (10/3/2021).

Desa yang tidak memiliki kepala desa devinitif ini menjadi Sorotan atas proyek rumah sehat bagi FAKIR MISKIN tahun anggaran 2018. Mr. X (nama samaran, red), salah satu masyarakat penerima manfaat atas program ini mengeluhkan kondisi rumah.

Foto Rumah Proyek

MASYARAKAT MASIH DIBEBANKAN PEMBIAYAAN PENYELESAIAN PROYEK

Kepada PRN, warga menyampaikan bahwa rumah sehat yang mereka terima keadaannya tidak layak huni.

Selain tak layak huni, Proyek yang menelan dana pemerintah hingga lebih dari setengah miliar ini juga masih membebankan pembiayaan kepada masyarakat dalam penyelesaiannya.

“bahan-bahan yang seharusnya cukup untuk menyelesaikan proyek ini diduga digunakan oleh oknum bendahara desa bagi penyelesaian rumahnya,” kata warga menanggapi pertanyaan wartawan.

Masih dalam keterangan warga, bangunan rumah yang bersumber dari Dana Desa dan Alokasi Dana Desa 2018 ini tidak standart.

Banyak kekurangan bahan material, seperti: Kayu besi untuk rumah bagian atas tidak ada, kayu putih untuk bagian atas (gorden) tidak ada, kayu jendala dan pintu ukuran dan jumlahnya juga dikurangi.

“Semua bahan ini akhirnya masyarakat yang harus menyediakan, agar bagunan selesai,” ungkap warga kepada awak media.

Pemerintah desa pernah menjanjikan bahwa kekurangan bahan material yang dibelikan oleh warga sifatnya dipinjamkan dan nantinya akan dikembalikan oleh pemerintah desa.

“Tapi sampai tahun 2021 penegembalian tidak ada,” tambah warga.

BENDAHARA DESA TIBA-TIBA MENJADI FAKIR MISKIN PENERIMA MANFAAT

Proyek pembangunan rumah sehat tahun 2018 ditujukan bagi fakir miskin sebagai penerima manfaat.

Tak mau ketinggalan, Salfius Titirlolobi, bendahara desa tiba-tiba masuk kalam kriteria masyarakat miskin yang juga mendapat “jatah” atas proyek ini.

Penelurusan awak media di lapangan menemukan bahwa luasan rumah yang di dapat oleh perangkat desa ini cukup istimewa. Sepuluh dikali dua belas meter persegi.

Padahal SID Kemendes merilis bahwa penggunaan anggaran untuk penghasilan tetap dan tunjangan Kepala desa dan perangkat di tahun 2018 menelan anggaran Rp. 123.270.000/ tahun.

Tentunya angka tersebut belum termasuk tunjangan kesehatan dan operasional desa yang juga ketersediaannya dapat menunjang aktifitas perangkat.

Dengan penghasilan sedemikian, layakkah Bendahara desa, Salfius, dikategotikan Miskin?

Awak media mencoba mengkonfirmasi hal ini kepihak desa. Dimintai konfirmasinya, sekertaris desa, Aloysius enggan berkomentar. Hingga berita ini ditayangkan belum ada klarifikasi yang disampaikan oleh pihak desa melalui Media Pena Rakyat News.

Penulis: Andreas.

You Might Also Like

Bupati Bantaeng Sambut Kunjungan Kerja Kepala Kejaksaan Tinggi Sulselbar
SGN Raih Penghargaan “Indonesia Top CSR of The Year 2025″ Untuk Program Mudik Lebaran
Penutupan KKN Taruna Poltekip Angkatan LII di Rutan Sambas
Pada Gilirannya Wali Kota Blitar dan Tulungagung serta 4 Orang Terjaring KPK
Rutan Sambas Gelar Razia Blok Hunian Dengan Aparat Penegak Hukum di Sambas
TAGGED:Dugaan KorupsiKepulauan TanimbarRumah Sehat
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Pemkab Malang Realisasikan Hotmix Pendem Jatisari Pakisaji

Redaksi
By Redaksi
1 Oktober 2026
PT. PRADHA KARYA PERKASA Sampaikan Hak Jawab Melalui Anggota TNI Terkait Pemberitaan Dugaan Limbah di Karangdiyeng
KPPU Dorong Mahasiswa Pahami Persaingan Usaha untuk Bangun Ekonomi Berdaya Saing
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?