28.8 C
Mojokerto
BerandaHUKUMDirkrimum Polda Kalbar Diduga Ciptakan Berita Hoax untuk Pencintraan

Dirkrimum Polda Kalbar Diduga Ciptakan Berita Hoax untuk Pencintraan

PRN JAKARTA | Terkait pemberitaan yg di sampaikan Dirkrimum Polda Kalbar Rabu tagl 9 Mei 2021 yang menyebutkan bahwa jajaran Polda Kalbar telah menangkap seorang perempuan berprofesi sebagai guru yg juga merupaka ASN berinisial NA yg telah menggelapan 12 unit mobil rental dengan identitas palsu.

Menurut salah satu kuasa hukum NA UJANG KOSASIH.S.H itu adalah berita bohong, fitnah dan pencemaran nama baik yang menyesatkan sebab kliennya tidak pernah melakukan apa yang di tuduhkan dalam pemberitaan tersebut.

“Yang benar klien saya hanya memperantarai jual beli antara sdr Beni (pelapor) dengan orang bernama Dado dan penyerahan unit terjadi di tahun 2015 pembayaran juga sudah dilakukan dan selama bertahun-tahun si pelapor telah menikmati dan menggunakan” ucap Ujang Kosasih.

Unit tersebut timbul masalah karena Beni tidak mendapatkan surat menyurat padahal antara Beni dan Dado sudah terjadi komunikasi dan menyakut surat kendaraan beberapa bulan setelah penyerahan unit.

Selanjutnya klien saya tidak mengikuti soal jual beli tersebut sampai akhirnya di tahun 2021 Beni melaporkan klien saya atas tuduhan penipuan
Sehingga kami sangat keberatan terhadap apa yang di sampaikan dalam pres realis Polda bahwa klien saya menggelapkan 12 unit bahkan dengan menggunakan identitas palsu seolah-olah klien saya adalah sindikat dan jaringan yg meresahkan.

Kami perlu meluruskan pemberitaan yang tidak benar ini sebagai bentuk koreksi agar kita semua tidak tersesat dengan pemberitaan tersebut terlebih ada azaz praduga tidak bersalah yg harus kita hormati bersama,

UJANG KOSASIH. S.H yang pernah mendampingi BAP kliennya pada tgl 15 febuari 2021 sangat yakin sekali tidak ada barang bukti yg disita oleh jajaran dirkrimum Polda Kalbar, kerna pada saat tanya jawab adalah terkait jual mobil antara pelapor Beni dan Dado dan tersangka sebagai penghubung antara penjual dan pembeli.

Diduga keras jajaran Dirkrimum Polda Kalbar dendam karena diprapradilan oleh tersangka melalui kuasa hukum yang ada di Kalbar. Pungkas Ujang Kosasih. (tim PRN Depok)

- Advertisement -
“fashion”

Sedang Hangat

Berita Menarik Lainnya