28.8 C
Mojokerto
BerandaHIBURAN, SENI & BUDAYAPersiapan Sunrise Mall Mojokerto yang akan dibuka kembali.

Persiapan Sunrise Mall Mojokerto yang akan dibuka kembali.

PRN MOJOKERTO | Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto serta Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto meninjau kesiapan Sunrise Mall yang mulai besok Rabu (25/8/2021) bisa buka kembali.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersyukur, pasalnya berdasarkan Keputusan Mendagri Nomor 35 tahun 2021, Kota Mojokerto telah masuk PPKM level 3 sehingga dari level 4 menuju ke level 3 sudah ada banyak sektor baik yang esensial maupun non esensial boleh dilakukan.

“Semenjak masuk PPKM Level 3, Mall di Kota Mojokerto boleh buka kembali setelah sebelumnya telah tutup selama hampir 2 bulan. Besok rencananya sudah ada sekitar 70 tenant yang akan buka kembali. Hari ini saya ingin melihat secara langsung bagaimana kesiapan sarana dan prasarana Sunrise Mall ketika harus buka, semua pengunjung wajib download aplikasi PeduliLindungi untuk membuktikan kalau pengunjung tersebut sudah vaksin,” ujar Wali Kota Mojokerto, Selasa (24/8/2021) di Sunrise Mall Kota Mojokerto.

Lebih lanjut dikatakannya, kemudian terkait pendidikan, mulai tanggal 30 Agustus 2021 pembelajaran tatap muka (PTM) SD dan SMP di Kota Mojokerto akan diberlakukan dengan jumlah maksimal 50% dari kapasitas kelas.

“Dalam rangka mempercepat ketertinggalan atas capaian kurikulum yang tersampaikan kepada anak-anak, nanti kami akan ada inovasi-inovasi tersendiri di bidang pendidikan dalam hal metode atau teknis pembelajaran kepada anak didik,” ungkap Ning Ita sapaan karib Wali Kota Mojokerto.

Sementara itu, Chief Marketing Sunrise Mall Andianto Vino mengatakan, kita bersyukur sejak Kota Mojokerto masuk PPKM Level 3 ini paling tidak ribuan karyawan yang selama ini off bisa kembali bekerja kembali meskipun dengan beberapa ketentuan yang mewajibkan pengunjung Sunrise Mall wajib sudah divaksin.

“Jadi sekali lagi kami mohon dukungan kepada semua pihak agar proses adaptasi untuk beberapa minggu ini bisa berjalan lancar dan minta tolong untuk memberikan edukasi ke masyarakat bahwa Sunrise Mall saat ini untuk masuk harus mengakses aplikasi PeduliLindungi dan kapasitas maksimalnya 10.000 orang,” ujar Andianto.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk makan ditempat kita perbolehkan dengan maksimal 25% dari kapasitas dan waktunya 20 menit. Jadi kalau ada yang melanggar nanti akan kita tegur, kita sudah sampaikan ke internal kami dan juga tenant bahwa itu adalah ketentuan Mendagri, kalau melanggar kita juga kena sanksi pidana.

“Perlu diketahui juga, besok ada sekitar 70 tenant yang buka dari 140 tenant, jadi untuk tenant mainan sama bioskop itu belum bisa buka karena kita mengikuti ketentuan pemerintah pusat,” jelas Andianto.

Kemudian saat Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto Amin Wachid diwawancarai media ini mengatakan, Forkopimda Kota Mojokerto sangat mendukung pembelajaran tatap muka SD dan SMP dengan syarat protokol kesehatan benar-benar dilaksanakan pada tanggal 30 Agustus 2021 sampai seterusnya.

“Dimana untuk pengaturan masuk yakni dari hari Senin sampai Jumat dan dibagi waktunya maksimal 50% dari kapasitas kelas. Untuk murid SD waktu pelajaran tatap mukanya 2 jam 15 menit sedangkan untuk murid SMP 2 jam 45 menit tanpa olahraga dan tanpa istirahat. Untuk Wali Murid yang belum berkenan pelajaran tatap muka, maka pelajaran daring tetap kami layani setelah pembelajaran tatap muka,” ungkap Amin Wachid. (Mahmudah)

- Advertisement -
“fashion”

Sedang Hangat

Berita Menarik Lainnya