By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Proyek APBN untuk Petani Bekasi Diduga Dibuat ‘Bancaan’ Oknum Pelaksana dan Kontraktor
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Proyek APBN untuk Petani Bekasi Diduga Dibuat ‘Bancaan’ Oknum Pelaksana dan Kontraktor
LAWAN KORUPSI

Proyek APBN untuk Petani Bekasi Diduga Dibuat ‘Bancaan’ Oknum Pelaksana dan Kontraktor

Redaksi
Last updated: 15 Februari 2022 10:28 pm
Redaksi
Published: 15 Februari 2022
Share
SHARE

PRN BEKASI | Proyek Normalisasi dikerjakan oleh PT. Indi Daya Karya, dari anggaran APBN-2021, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Besar Sungai Citarum, dengan Pagu Anggaran Rp.14.747.351.000,00., Dengan Nomor kontrak HK.02.01/PPK-IRG.I/SNVT-PJPAC/06/2021/08Maret2021

Kegiatan yang menelan biaya 14.7 Milyard ini dialokasikan oleh pemerintah untuk kesejahteraan para Petani yang ada di daerah Bekasi, tapi faktanya justru akan berdampak buruk bagi petani tersebut karena alokasi dana diduga banyak bocor kemana mana, sehingga kualitas pekerjaan tidak sesuai dengan spek teknis yang ada BBWS wilayah Citarum.(15/2/2022)

Saat wawancaara dengan dengan salah seorang petani sebut saja kang Asep (bukan nama sebenarnya), khususnya BM 3 (Pintu Saluran Air) ternyata tidak ada saluran yang masuk kesawah karena tidak ada saluran tersiernya.

” Kami sebagai petani sangat dirugikan dan marah pada pihak Pengawas BBWS khususnya PPK kenapa pekerjaan amburadul seperti ini tetapi pekerjaan di terima dan katanya sudah dibayarkan 100%, Kira kira ada apa PPK membantu kontraktor ini?… apakah ada kongkalikong?” Ungkapnya

“Jika memang benar terjadi kongkalikong dengan Kontraktor maka sungguh sangat dzolim pihak PPK tersebut, sebab seharusnya mengontrol anggaran belanja APBN agar terserap maksimal, tapi justru malah terjadi kebocoran dimana mana, info dari rekan rekan kita katanya mulai dari proses lelang, pelaksanan dan penyelesaian tidak ada yang beres” imbuh Asep

Fakta dilapangan Anggaran proyek yang cukup besar normalisasi ada bangunan fisik dan normalisasi. Dimana anggaran normalisasi mencapi 60% dari total pekerjaan tersebut, anehnya lokasi timbunan dan buangan juga tidak terlihat.

Team investigasi akan koordinasi dengan pihak kelurahan dan camat untuk melacak hasil buangan dari normalisasi tersebut.

Proyek yang menelan biaya 14.7 Milyard yang dialokasikan oleh pemerintah untuk kesejahteraan para petani justru dibuat bancakan banyak pihak, seharusnya ada revitalisasi jumlah pintu air sebanyak 32 unit tetapi hanya terpasang 17 unit, kemanakah larinya pintu air tersebut ?

Jika yang kasat mata saja oleh PPK BBW Citarum malah menutup mata, bagaimankah pengawasannya ? kepala BBWS harus turun tangan menyelesaikan ini.

Team investigator akan selalu berkoordinasi dengan pihak aparat penegak hukum kepolisian, Kejaksaan dan KPK demi untuk mengaudit proyek rehabilitasi Kedung gede ini. Dengan adanya audit ini merupakan bentuk ikhtiar dalam menyelamatkan uang Negara dan menyelamatkan kesejahteraan para petani di lokasi Bekasi karena bisa mendapatkan akses pengairan yang layak. Dengan askses pengairan yang layak memberikan hasil yang berlimpah. (Prass)

You Might Also Like

Terkait Pekerjaan Drainase Jalan Kartini PU CIPTA KARYA Sumenep Patut Diperiksa
Bupati Jombang Nyono ‘Digelandang’ ke Kantor KPK
RINCIAN ‘PUNGUTAN’ PESERTA DIDIK BARU DI SMAN 1 KALIANGET.
Pemilihan Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) di Perumahan Grand Vista Cikarang Berjalan Lancar
Hanya Karena Pinjaman Online, Perusahaan PHK Sepihak Karyawan dan Gaji Tidak Dibayarkan
TAGGED:Bancaan ProyekBekasi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Sinden Muda Lintang Kairo Mengapresiasi Paguyuban Dalang Cilik Kabupaten Kediri Curi Perhatian Pengunjung CFD di Wates

Redaksi
By Redaksi
30 September 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
KPPU Dorong Mahasiswa Pahami Persaingan Usaha untuk Bangun Ekonomi Berdaya Saing
Pemkab Malang Realisasikan Hotmix Pendem Jatisari Pakisaji
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?