By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Dua Proyek 2020 “Tanpa Papan” di Sukoanyar Atas Namakan Dana SILPA 2018
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Dua Proyek 2020 “Tanpa Papan” di Sukoanyar Atas Namakan Dana SILPA 2018
LAWAN KORUPSI

Dua Proyek 2020 “Tanpa Papan” di Sukoanyar Atas Namakan Dana SILPA 2018

Redaksi
Last updated: 23 April 2020 5:59 pm
Redaksi
Published: 23 April 2020
Share
SHARE

PRN MOJOKERTO | Kinerja pemerintahan desa Kedunggede kecamatan Dlanggu ‘patut’ mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Daerah Kabupaten Mojokerto bahkan layak untuk di investigasi bagi penegak hukum dan penggiat anti korupsi, pasalnya beberapa point hasil temuan awak media terkait proyek pembangunan yang menggunakan anggaran uang rakyat ini terkesan hanya agar memenuhi target saja tanpa mempertimbangkan kwalitas dan resiko hukum yang akan timbul dikemudian hari.

Hal ini seperti yang sudah di investigasi oleh Pena Rakyat News beberapa waktu yang lalu (19/4/20), berdasarkan pengaduan dari Sobirin Kepala Dusun Sukoanyar telah menemukan 2 pekerjaan ditahun 2020 bulan pebruari yang lalu yaitu Rehab Balai Dusun Sukoanyar meliputi pasang keramik 2 kamar masing-masing ukuran 2,5 x 2 meter, pengecatan tembok uk.8×8, dan pemasangan plavon dengan anggaran 30 juta. Dan proyek kedua yaitu membuat Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang kurang lebih 300 meter dengan anggaran 100 juta.

Kedua proyek ini tanpa menggunakan papan proyek atau papan anggaran sebagai bentuk transparansi dan keterbukaan informasi kepada masyarakat, alhasil kedua pekerjaan yaitu rehab balai dusun dan TPT menurut Heni orang yang bertahun-tahun bekerja sebagai kontraktor yang sempat melihat langsung, kedua pekerjaan tersebut dinilai banyak penyimpangan.

BACA JUGA : https://penarakyatnews.id/2020/04/19/terkesan-kejar-tayang-habiskan-dana-silpa-2018-dikerjakan-2020/

Heni berpendapat dua proyek tanpa papan nama ini penuh misteri dan pastinya penuh kejanggalan, pasalnya hanya pasang keramik 10 meter, pengecatan 8×8 meter dan pasang plapon yang bahannya kayu meranti dan sengon serta bambu habiskan 30 juta. Begitu juga dengan TPT yang terlihat asal jadi tanpa pondasi yang menggunakan anggaran 100 juta, semua terkesan asal membangun tanpa kwalitas. Ucap Heni.

Sementara menurut Reni Rahmawati selaku Sekdes Kedunggede yang pada saat itu menjabat sebagai Kaur Keuangan, membenarkan adanya dua proyek rehab balai dusun dan penahan jalan yang menggunakan dana SILPA tahun 2018 dan dikerjakan sekitar bulan pebruari 2020 yang lalu.

Reni Rahmawati juga menambahkan bahwa saat itu memang permintaan kepala dusun Sukoanyar atapnya menggunakan galfalum namun dalam RAB nya yang dibuat pendampingan dari kecamatan Dlanggu Harun menggunakan kayu tapi tidak disebutkan jenis kayu apa.

“Saya rasa semua proyek rehap balai dusun dan penahan jalan semua sudah sesuai dengan RAP karena kita memakai pendampingan dari pihak kecamatan dan selalu diawasi” Ucap Reni melalui selulernya.

Sedangkan M. KHOSIM selaku kepala desa Kedunggede saat dikonfirmasi melalui selulernya enggan menjawab, begitu juga dengan Amir Hidayat selaku kaur Pembangunan malah memblokir nomor handphone awak media.

Lebih lanjut menurut Nunuk Djatmiko, Ssos.Msi. selaku Camat Dlanggu saat dikomfirmasi diruang Sekertaris Camat (Sekcam) 22/4/20 terkait penggunaan anggaran dana SILPA 2018 yang di gunakan di tahun 2020 dan terkait pendampingan pekerjaan dari kecamatan, Camat Dlanggu enggan menjawab, dan terkesan malah memberikan peringatan agar media hati-hati terhadap pengaduan dari Kasun karena Kasun ada masalah dengan Pemerintahan Desa Kedunggede.

Masih dalam keterangan Camat Dlanggu, terkait jabatan Sekdes dan Kepala desa Kedunggede yang dijabat oleh bapak dan anak kandung, dalam aturannya memang tidak ada jadi syah-syah saja, bahkan menurut Camat Dlanggu saat itu Reni Rahmawati waktu yang menjabat PJ Kades Arifin, dirinya (Reni, red) masih menjabat sebagai kaur keuangan dan untuk menghindari fitnah setelah M. Khosim (bapaknya Reni, red) bulan desember 2019 dilantik menjadi Kades, Reni dimutasi menjadi Sekertaris Desa. Pungkas Camat Dlanggu Nunuk Djatmiko, Ssos.Msi.

Lebih dalam menurut salah satu Kepala Desa diwilayah Kutorejo yang enggan disebut namanya, sangat prihatin dengan kebijakan yang diambil pemerintahan desa Kedunggede, menurutnya dana SILPA dari anggaran apa saja SPJ nya harus jelas dan masuk ke rekening desa dan setelah adanya perubahan Perdes ditahun berikutnya SILPA harus di gunakan, misalnya dana SILPA tahun 2018 penggunaannya harus tahun 2019. Tegas Kades berbadan besar wilayah Kutorejo. (Red) 

You Might Also Like

Satgas TMMD Awali Aktivitas Dengan Apel Pagi Dan Do’a
Sumur Warga Desa Kebonagung Tercemar Limbah Pabrik Jelly, LKH BARRACUDA RI Segera Bertindak
KECAMATAN NGORO : Gerakan 5000 Melawan Covid-19
Mega Proyek Long Strorage Wilayah Mojokerto-Sidoarjo “Mandeg” Diduga Pemerintah Daerah Tidak Kordinasi Dengan Pemerintahan Desa
Manfaat Jembatan Darurat Bagi Warga Di Lokasi TMMD
TAGGED:Dua Proyek BodongMojokerto
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
HUKUM

PT. PRADHA KARYA PERKASA Sampaikan Hak Jawab Melalui Anggota TNI Terkait Pemberitaan Dugaan Limbah di Karangdiyeng

Redaksi
By Redaksi
30 September 2026
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen
KPPU Dorong Mahasiswa Pahami Persaingan Usaha untuk Bangun Ekonomi Berdaya Saing
Swakelola Rp1,1 Miliar, Perkim Jombang Benahi Trotoar dan Drainase di 6 Ruas Jalan Kota

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?