By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: ‘Pengelabuhan Publik’ Proyek Drainase Kalianget Tanpa Papan Nama
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » ‘Pengelabuhan Publik’ Proyek Drainase Kalianget Tanpa Papan Nama
LAWAN KORUPSI

‘Pengelabuhan Publik’ Proyek Drainase Kalianget Tanpa Papan Nama

Redaksi
Last updated: 3 November 2020 7:14 am
Redaksi
Published: 3 November 2020
Share
SHARE

PRN SUMENEP | Ditengah kondisi pandemi Covid-19 Pemerintah mengupayakan pelaksanaan program pembangunan di setiap wilayah tetap dilakukan, bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan dan mengurangi pengangguran melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana dan prasarana desa, pengembangan potensi ekonomi lokal.

Pembangunan adalah aspek paling penting dalam suatu Negara yang pada hakikatnya untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, demikian halnya Indonesia.

Foto beberapa proyek drainase yang baru dibangun tapi sudah hancur

Sedangkan temuan awak media terhadap pekerjaan proyek saluran air (drainase) di desa Kalianget Barat, kecamatan Kalianget, kabupaten Sumenep, 29/10/2020, tidak ada keterbukaan publik, dikarenakan tidak terlihat pemasangan papan nama sebagai wujud Keterbukaan informasi publik berdasarkan Undang-undang no 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan informasi publik. Sehingga masyarakat tidak mengetahui anggaran yang digunakan tersebut dari mana dan berapa besarannya? dan terkesan di sembunyikan dari masyarakat dan publik.

Selain itu hasil investigasi awak media di lapangan, pasir yang digunakan dalam proyek tersebut menggunakan pasir tanah dan serbuk batu galian, yang diduga bahan tersebut tidak sesuai dengan spek, sehingga dugaan kuat pihak pelaksana proyek tersebut diduga meraup keuntungan besar dari pelaksanaan proyek tersebut.

Sedangkan penjelasan dari salah satu Kordinator aktifis yang ada di Sumenep menjelaskan bahwa pasir yang harus digunakan untuk proyek drainase bantuan dari Pemerintah tersebut wajib menggunakan pasir hitam atau pasir sungai yang kadar lumpurnya minim dan batu yang digunakan harus batu alam atau batu gunung yang tidak ada tanah/lumpur yang lengket.

Dikarenakan minimnya pengawasan dari pihak terkait, sehingga oknum pihak pelaksana proyek diduga tidak menggunakan bahan sesuai spek dalam pelaksanaannya. Hal tersebut berdampak banyak proyek drainase di desa Kalianget Barat yang sudah dibangun banyak yang rusak dan roboh, yang diduga kualitas bangunannya sangat rendah, dimi untuk meraup keuntungan besar.

Dari temuan tersebut yang sangat disayangkan Suharto selaku Kades Kalianget Barat tidak merespon konfirmasi awak media melalui chat WhatsApp untuk mengetahui anggaran proyek tersebut dari mana?, sedang WhatsApp nya terlihat online, tertanggal 29/10/2020, dan sampai berita ini tayang tidak ada tanggapan dari Kades setempat.

Melalui berita ini, di minta kepada pihak yang berwenang untuk melakukan evaluasi dan kontrol dalam pelaksanaan proyek yang dilakukan di desa Kalianget Barat demi untuk kemajuan dan ketransparanan dalam penggunaan anggaran tersebut, agar tidak terjadi pemotongan anggaran oleh orang yang tidak bertanggungjawab. (Erf/Tim).

You Might Also Like

Partisipasi Polres Sumenep Meriahkan HUT TNI ke-73 di Kodim 0827 Sumenep
Film “Pendekar Inspiratif 2018” Diputar dalam HUT HGN dan HAI
KEMENHUB RI DAN GUBERNUR JATIM MEMBERIKAN PELAYANAN MUDIK GRATIS KEPULAUAN DI PELABUHAN KALIANGET.
“Tolak Impor Garam” Kantor DPRD sumenep Didemo Aktivis GEMPAR
2 Pasien Korban Gempa Bumi Sapudi Diizinkan Pulang
TAGGED:Proyek Abal AbalSumenep
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATENG

Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul

Redaksi
By Redaksi
3 Oktober 2026
Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen
Pemkab Malang Realisasikan Hotmix Pendem Jatisari Pakisaji
PT. PRADHA KARYA PERKASA Sampaikan Hak Jawab Melalui Anggota TNI Terkait Pemberitaan Dugaan Limbah di Karangdiyeng
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?