By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Nasib-Nasib…Jembatan Saat Mangkrak Dikejar, Setelah Jadi ‘Ogah Bayar’
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Nasib-Nasib…Jembatan Saat Mangkrak Dikejar, Setelah Jadi ‘Ogah Bayar’
HUKUM

Nasib-Nasib…Jembatan Saat Mangkrak Dikejar, Setelah Jadi ‘Ogah Bayar’

Redaksi
Last updated: 30 Juli 2021 8:27 pm
Redaksi
Published: 30 Juli 2021
Share
SHARE

PRN LUMAJANG | Proyek pembangunan jembatan Rowo Pandan di Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang masih menjadi Polemik dan Sorotan Banyak Pihak. Sebab, proyek yang nilainya Rp 8,6 milyar dari APBD 2018 ini, meskipun sudah selesai dikerjakan oleh Pihak Pelaksana dengan Kerjasama Dinas PU terkait, ternyata masih menyimpan segudang masalah dan Konspirasi Terselubung yang diduga merugikan banyak pihak.

Proyek yang sempat menjadi sorotan Bupati Lumajang H Thoriqul Haq atau yang akrab dipanggil Cak Toriq, saat turun langsung ke lokasi pembangunan proyek jembatan tersebut, marah dan meminta agar segera Diselesaikan apapun caranya. Faktanya, jembatan tersebut saat ini sudah selesai di Januari 2019 dan sudah digunakan sampai saat ini.(29/7/2021)

Jembatan yang menghubungkan dua Kecamatan antara Kecamatan Pasirian dan Kecamatan Tempursari tersebut sangat dibutuhkan untuk transportasi kendaraan roda dua maupun roda empat, sehingga bisa meningkatkan taraf hidup ekonomi masyarakat setempat.

Saat tim investigasi menelusuri keberadaan Jembatan tersebut, memang agak tersembunyi dan akses Jalan dilokasi tersebut sangat sulit dijangkau jika menggunakan roda empat. sebab selain jalan poros menuju kesana juga banyak aspal jalan yang terkelupas serta berlubang. tak sedikit warga yang peduli dan ditambal sulam dengan beton hasil swadaya masyarakat setempat.

Mbah Di, salah satu warga setempat yang sempat ditemui mengungkapkan, jika dulu, akses jalan tersebut bahkan sampai bisa dilewati bus mini menuju akses tempat Wisata di tempursari dan tembus ke perbatasan Kab Malang tapi setelah akses lingkar jalan tersebut terkena bencana Abrasi air laut akhirnya tidak bisa digunakan lagi.

“Iya mas dulu jalan penghubung menuju Jembatan itu ramai lalu lalang. sebab selain digunakan Perhutani dan warga sekitar untuk transportasi pertanian serta menuju ke lokasi Wisata. bahkan dulu bis kecil yang menuju ke Dampit malang bisa lewat sini tapi sekarang anehnya setelah dibangun jembatan tersebut malah jalan aksesnya yg rusak parah. jadi fungsi jembatan tersebut menjadi kurang efisien lagi” keluhnya.

Disisi lain terkait dengan kewajiban Pemkab Lumajang melalui pertanggung jawaban Dinas PU perihal Jembatan Rowopandan tersebut masih banyak menyisakan masalah dan dugaan penyimpangan secara Adminitrasi maupun korelasi antara pihak PU dengan koleganya.

Menurut keterangan salah seorang santri pondok pesantren Attahdzib Jombang yang berprofesi sebagai kontraktor menilai, bahwa pekerjaan ini sangat berat, dan untuk menyelesaikan pekerjaan ini, harus ditopang dengan finansial yang kuat.

“Dengan ikhtiar yang cukup berat, pekerjaan sudah selesai 100%, lalu tidak dibayar, maka hal ini merupakan sebuah kedzaliman yang sangat berat”.

Tim Investigasi akan tetap menelusuri permasalahan ini ke pihak pihak yang terkait seperti PU, Kejaksaan, Kepolisian, KPK, BPKAD, LSM Lokal, Tokoh Masyarakat sampai masalah ini tuntas. Ujar seoarang investigator pondok Jombang ke wartawan. (Agung)

You Might Also Like

Akhirnya Guntual Diputus Bebas, Tidak Terbukti Palsukan Gelar Akademik
Diberitakan Proyek DAM Jenisgelaran ‘Patut’ Diperiksa, Pelaksana Proyek CV. Karya Prima Nusantara Angkat Bicara
Disdik Propinsi Mengecam Keras atas PUNGLI di SMAN 2 Sumenep
“Proyek Abal-abal” Pembangunan Puskesmas Lengkong Tanpa Papan Proyek
Dua Wartawan Jadi Korban Perampasan Dan Kekerasan Oknum Debt Collector
TAGGED:Jembatan MangkrakLUMAJANG
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Pemkab Malang Realisasikan Hotmix Pendem Jatisari Pakisaji

Redaksi
By Redaksi
1 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
KPPU Dorong Mahasiswa Pahami Persaingan Usaha untuk Bangun Ekonomi Berdaya Saing
PT. PRADHA KARYA PERKASA Sampaikan Hak Jawab Melalui Anggota TNI Terkait Pemberitaan Dugaan Limbah di Karangdiyeng
Sinden Muda Lintang Kairo Mengapresiasi Paguyuban Dalang Cilik Kabupaten Kediri Curi Perhatian Pengunjung CFD di Wates

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?