By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Lagu Lama….Berkedok Membuat Tempat Wisata, Pengusaha Galian C ‘Bebas’ Beroperasi
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Lagu Lama….Berkedok Membuat Tempat Wisata, Pengusaha Galian C ‘Bebas’ Beroperasi
HUKUM

Lagu Lama….Berkedok Membuat Tempat Wisata, Pengusaha Galian C ‘Bebas’ Beroperasi

Redaksi
Last updated: 5 Desember 2019 2:38 pm
Redaksi
Published: 5 Desember 2019
Share
SHARE

PRN JOMBANG – Salah satu ciri trik dan intrik pengusaha galian C tanpa ijin alias illegal melancarkan usahanya adalah berdalil ‘Lahan akan digunakan tempat wisata’.

Dikarenakan pengawasan dan pengendalian serta kurang tanggapnya pemerintah daerah dalam merespon pengaduan, maka berjamurlah galian C ilegal khususnya wilayah Jombang.

Berdasarkan pantauan awak media Pena Rakyat News, mendapati di dusun Payak Sanggrok desa Rejoagung Ngoro Jombang terdapat galian C sangat besar bekerja 24 jam dengan dalil tempat wisata.

Sementara diatas kesenangan dan kesuksesan pengusaha galian C ini terkesan mengabaikan resiko dan dampak yang ditimbulkan, seperti penuturan sebut saja Brodin (bukan nama sebenarnya, red) warga Payak Sanggrok. 5/12

Brodin mengeluh bahwa sudah 2 bulan ini mengalami kekeringan atau kesulitan air akibat dari pengusaha tambang yang kabarnya berasal dari Tulungagung.

“Sudah beberapa bulan ini sumur warga disekitar Tambang itu menjadi kering dan tidak Layak komsumsi sejak adanya aktivitas tambang tersebut, yang membuat warga menjadi gerah dan marah karena merasa ditipu dan dikibuli itu terkait proses Perijinannya, dulu bilangnya minta ijin ke beberapa warga untuk dijadikan tempat wisata, tapi nyatanya sekarang kok malah dijadikan Pertambangan atau galian C dan dipenuhi Puluhan Armada Truck 24 jam full beraktivitas seolah olah mengabaikan kepentingan Warga disekitar, kita sudah berkali kali mengadu ke perangkat desa setempat tapi sampai sekarang terkesan mandul dan sia sia” Ungkap Brodin dan para warga lainnya.

Sementara menurut Eko Nugroho selaku aktivis dan penggiat peduli lingkungan dari LSM LPPNRI (Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia), dengan tegas mengatakan bahwa kuat dugaan galian C ini ‘Bodong’, pasalnya saat ini Pemkab Jombang belum bisa mengeluarkan ijin Sebab Perda yang mengatur tentang Pariwisata Belum ada di Kabupaten Jombang jika itu ijin Pariwisata bagaimana pengusaha itu mendapatkan Ijin Amdalnya. Tegas Eko.

Masih dalam keterangan Eko Nugroho, sangat mustahil jika dengan dalil akan dibuat tempat wisata namun melakukan penggalian, sebab sudah jelas bahwa ijin Galian dan Wisata sangatlah berbeda.

Melihat hal ini Eko Nugroho dan beberapa element masyarakat akan menindak lanjuti dengan mengkroscek hal ini ke ESDM Propinsi Jatim, dan berharap penegak hukum khususnya wilayah Jombang menindak tegas hal ini apabila benar-benar galian C di dusun Payak Sanggrok Rejoagung tidak mengantongi ijin. (sh07/AG/Ulm)

You Might Also Like

PN Surabaya Periksa Dua Oknum Polisi Penganiaya Jurnalis
Cabdin Jombang Sinergi Dunia Pendidikan dan Masyarakat dalam Melestarikan Budaya
Oknum Perangkat Dusun Masuk Rumah Wanita Bersuami Tengah Malam, Menuai Gejolak Warga
Diduga Terjadi Kong Kalikong ‘Maling’ Malah Minta Ganti Rugi 50 Juta kepada 11 Warga
Pinjaman Modal Pada Dinas Peternakan Sumenep “Bermasalah”
TAGGED:JombangMerusak Alam
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATENG

Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul

Redaksi
By Redaksi
3 Oktober 2026
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
PT. PRADHA KARYA PERKASA Sampaikan Hak Jawab Melalui Anggota TNI Terkait Pemberitaan Dugaan Limbah di Karangdiyeng
KPPU Dorong Mahasiswa Pahami Persaingan Usaha untuk Bangun Ekonomi Berdaya Saing
Swakelola Rp1,1 Miliar, Perkim Jombang Benahi Trotoar dan Drainase di 6 Ruas Jalan Kota

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?