close
HUKUM

Oknum Pembina Pramuka Tidak Paham ‘Dasa Dharma’ Adik Didik Digrayangi Juga

PRN-KEDIRI -Dunia pendidikan Kediri pada khususnya dan Indonesia pada umumnya tercoreng karena ulah sang pembina pramuka di salah satu SMP Swasta kabupaten Kediri yang tega menggrayangi atau bertindak asusila terhadap 2 orang adik  didiknya pada saat latihan Pramuka.

Hal ini dijelaskan oleh Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono, Senin (10/02), bahwa Sandi Hari Pradana (23) warga Gadungan Wates adalah seorang pembina pramuka di salah satu SMP Swasta di wilayah kabupaten Kediri yang diduga telah berbuat asusila di saat sela-sela latihan pramuka terhadap Melati (15) dan Mawar (14) bukan nama sebenarnya yang tak lain adalah adik binaannya.

Masih dalam keterangan Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono, penangkapan pelaku atas dasar laporan laporan resmi korban, Dari keterangan korban didapatkan keterangan bahwa pelaku melakukan perbuatan cabul dengan cara memanggil satu persatu siswi untuk masuk ke dalam sanggar pramuka. Kemudian pelaku memeluk dan menciumi korban dan kejadian tersebut terjadi berulang kali pada saat kegiatan ekstra kulikuler pramuka di sekolah tersebut. jelas AKBP Lukman.

Menyikapi kasus ini pihak Unit PPA Polres Kediri akan melakukan pengembangan dan bekerja sama dengan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) untuk melakukan penyidikan dan pendampingan kepada kedua korban, pasalnya tidak menuntut kemungkinan adanya korban lainnya.

Atas perbuatan pelaku, oknum pembina pramuka ini  dijerat Pasal 82 ayat (1) jo Pasal 76E jo Pasal 82 ayat (2) UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. “Pelaku diancam pidana penjara paling lama lima belas tahun dan denda paling banyak Lima Miliar Rupiah. Adapun barang bukti diamankan satu potong seragam pramuka lengan panjang warna coklat dan satu potong rok pramuka panjang warna coklat,”  Pungkas AKBP Lukman cahyono. (B.Soesilo)

Tags : KediriTindak Asusila Pembina

Leave a Response

*