close
LAWAN KORUPSI

Disinyalir ‘Kong Kalikong’ Kepala SDN 1 Kalimook dan Komite ‘Sunat’ Dana PIP dari Negara

Foto SDN 1 Kalimook yang nampak mewah dari luar

PRN SUMENEP – Atas adanya hembusan informasi dari masyarakat bahwa ada dugaan uang Program Indonesia Pintar (PIP) sebesar Rp 450.000 per Siswa dipotong oleh pihak Sekolah dengan alasan sudah kesepakatan Komite dan Wali Murid, sehingga sejumlah Wartawan mendatangi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Kalimook, di desa Kalimook, kecamatan Kalianget, kabupaten Sumenep. Sabtu 14/02/2020.

Kehadiran sejumlah Wartawan tersebut seolah tidak diharapkan oleh Sekolah dan sempat di suruh pulang oleh salah satu Guru SDN 1 Kalimook dengan sikap yang kurang mengenakkan terhadap Wartawan, dengan alasan Kepala Sekolah sedang sibuk dan banyak kegiatan (Syuting untuk lomba), meskipun sudah bilang bahwa dari media/Wartawan, malah di suruh kembali lagi oleh Guru tersebut.

“Dari mana mas…?, silahkan pulang dulu, besok kembali lagi, karena Kepala Sekolah lagi sibuk syuting untuk lomba”. Ucap kasar guru kepada Wartawan.

Berselang beberapa menit menunggu dengan berdiri, sejumlah Wartawan dipersilahkan masuk kedalam ruangan oleh Guru itu dan setelah didalam ruangan, salah satu Wartawan menunjukkan KTA Wartawan dan menjelaskan tujuan datang ke sekolah guna untuk mengkonfirmasi atas informasi dugaan Pemotongan uang PIP di Sekolah, akhirnya Guru tersebut meminta maaf atas sikapnya terhadap Wartawan.

“Saya minta maaf ya atas sikap saya tadi di luar, karena saya sudah emosi”. Maaf Guru itu kepada sejumlah Wartawan.

Tidak lama kemudian Guru tersebut memanggil salah satu Komite yang bernama SUHANDONO selaku Sekretaris Komite di SDN 1 Kalimook dan menjelaskan tentang dugaan pemotongan uang PIP yang berjumlah 248 Murid.

Dengan alasan berdasarkan kesepakatan Wali Murid dengan Komite, SUHANDONO mengakui kegiatan tersebut dengan rincian, untuk perpisahan Rp. 100.000 (kls. 1 s/d kls. 5) dan Rp. 150.000 (kls. 6), untuk pembangunan Musholla Rp. 50.000 (semua Murid), untuk administrasi pembuatan rekening Rp. 35.000 (semua Murid).

“Begini, saya kira itu bukan pungutan liar, semua itu sudah kesepakatan dalam rapat pertemuan Wali Murid dengan Komite dan tidak ada yang komplain”. Tutur SUHANDONO, Sabtu 14/03/2020

Moh Hasan selaku kepala Sekolah mengatakan dengan suara lantang di depan Wartawan dan Komite yang ada bahwa, dalam kesepakatan tersebut tidak ikut campur, cuma membantu mengkoordinir uang tersebut dari Murid.

Masih banyak informasi yang harus di ungkap dalam persoalan ini dan silahkan tunggu berita selanjutnya…. (Erfandi)

Tags : SumenepSunat Dana PIP

Leave a Response

*