close
LAWAN KORUPSI

Pekerjaan Besar Tipikor Polres Nganjuk, Mampukah Memproses Hukum Dugaan Korupsi Kades Nglawak ?

PRN NGANJUK | Keberanian dan ketegasan Ketua BPD Nglawak kecamatan Kertosono Nganjuk patut dibanggakan, pasalnya dirinya demi kepentingan masyarakat berani pasang badan untuk tidak menerima suap dan melaporkan dugaan korupsi yang dilakukan Kepala desa Nglawak ke Polres Nganjuk. 5/6/20.

Berawal dari permintaan Mohamad Nuril Safa’ul Kharim selaku ketua BPD Nglawak kepada Murianto selaku kepala desa Nglawak atas laporan pengelolahan keuangan dari tahun 2015 sampai dengan 2018, Kepala desa Nglawak selalu berbelit belit dan berujung pada aksi penyuapan dengan cara melalui warga desa Nglawak untuk memeberikan uang suap kepada Ketua BPD Nglawak sebesar Rp. 11.000.000,-.

Hal ini dibenarkan oleh Mohamad Nuril Safa’ul Kharim saat diwawancarai awak media di Mako Polres Nganjuk, menurutnya apa yang dilakukan ini atas dasar keprihatinan dirinya mewakili warga masyarakat desa Nglawak atas kinerja Kepala desa Nglawak yang dirasakan kurang transparan dalam pengelolahan dana yang sangat besar dari pemerintah untuk pembangunan desa Nglawak.

Masih dalam keterangan Mohamad Nuril Safa’ul Kharim, kecurigaan dugaan korupsi ini berawal dari janji yang pernah disampaikan Murianto kepada dirinya yang bersedia memberikan hak arsip yang berupa APBDes dan LPJ mulai 2015-2018 namun itu hanya bualan Kepala Desa Nglawak artinya semua janji itu tidak pernah dipenuhi oleh Murianto.

Sementara menurut Supriyono Ketua LSM MAPAK dalam keterangannya saat mengawal pelaporan ketua BPD desa Nglawak di Polres Nganjuk berharap agar pihak kepolisian khususnya Tipikor Polres Nganjuk untuk tegas memproses hokum atas dugaan korupsi yang dilakukan oleh Kepala Desa Nglawak.

Bahkan Supriyono juga memaparkan kepada awak media bahwa dirinya juga pernah disuap oleh Kades Mapak beberapa waktu yang lalu tapi dirinya tidak menerima uang suapnya, artinya dapat digaris bawahi bahwa Kepala desa Nglawak kinerjanya perlu mendapat pengawasan ketat dan audit dari dinas terkait, dan Supriyono juga meminta kepada instansi terkait agar mengaudit benar-benar terkait kinerja dan penggunaan dana desa serta bantuan yang lain untuk desa di wilayah Nganjuk, pasalnya dirinya (Supriyono, red) banyak menemukan kejanggalan dan dugaan korupsi di masing-masing desa wilayah Nganjuk.  Pungkas Supriyono. (Tobing)

 

Tags : Kades KorupsiNganjuk

Leave a Response

*