close
NUSANTARA

Ijazah Salah Satu Calon Kepala Daerah di Minahasa Utara Dipertanyakan Keasliannya

PRN JAKARTA | Ijazah SMU Pelita Tiga Pulogadung, Jakarta Timur atas nama Shintia Gelly Rumumpe dipertanyakan keasliannya. Ijazah yang dikeluarkan pada tahun 1999 digunakan sebagai kelengkapan administrasi pencalonan diri pada Pemilukada Minahasa Utara 2020. Alumni menyatakan sikap dalam pertemuan yang diadakan pada minggu, 8/11/2020.

Guna menjaga nama baik Almamaternya, alumni SMU Pelita tiga Pulogadung Jakarta Timur mengadakan pertemuan. Dihadiri angkatan 1990 hingga 2000, dibahas tentang ijazah yang sedang viral di media. Hasil pertemuan menyatakan penolakan terhadap segala uapaya pencatutan almamater oleh orang-orang yang tidak pernah menjadi alumni.

Kepada media Elvis Dony Siagian mengatakan, SGR tidak pernah menjadi siswa di SMU Pelita Tiga. Pria yang merupakan siswa lulusan 1999 ini meyakini bahwa ijazah yang dimiliki oleh calon kepala daerah ini adalah ijazah palsu.

“Saya yakin itu ijazah imitasi,” katanya.

Ratono yang juga lulusan Tahun 1999 menyampaikan hal yang senada. Untuk menindaklanjuti permasalahan ini, kedua alumni ini kemudian menyerahkan ljazah Asli mereka kepada kakak kelasnya untuk di bawa ke Propam Mabes Polri dilanjut ke Polda Sulut, KPUD Sulut, KPUD Minahasa sebagai bahan perbandingan dengan ljazah yang dimiliki SGR untuk Dihipotik keasliannya.

Lebih lanjut, para alumni SMU Pelita Tiga ini meyakini bahwa telah terjadi tindakan melawan hukum yang dilakukan oleh SGR. Mereka mendalilkan SGR telah melanggar KUHP pasal 69 ayat (1) UU no.20 tahun 2003 tentang Pendidikan Nasional yang mengatur bahwa ” Setiap orang yang menggunakan ljazah, Sertifikat Kompetensi, gelar Akademik, Profesi dan/atau Vokasi terbukti palsu di pidana dengan Pidana paling lama Lima Tahun dan/atau denda paling banyak Lima Ratus Juta Rupiah.

“Apa lagi SGR ini salah satu Anggota Legislatif dua periode dan sekarang mencalonkan Kepala Daerah di Minahasa Utara,” tutur Kakak kelas Ratono Angkatan 99. (HS/HANRY-Red)

Tags : Dugaan Ijasah PalsuJakarta

Leave a Response