By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: PKH Wilayah Ngronggot “Kebalik” Si Kaya Dapat Si Miskin Gigit Jari
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » PKH Wilayah Ngronggot “Kebalik” Si Kaya Dapat Si Miskin Gigit Jari
LAWAN KORUPSI

PKH Wilayah Ngronggot “Kebalik” Si Kaya Dapat Si Miskin Gigit Jari

Redaksi
Last updated: 11 Mei 2020 1:07 am
Redaksi
Published: 11 Mei 2020
Share
SHARE

PRN NGANJUK | Harapan Pemerintah Pusat terhadap program Keluarga Harapan dan Bantuan Non Tunai (BPNT) adalah tepat sasaran terhadap warga yang benar-banar layak mendapatkan apalagi disaat  pandemic covid-19 rakyat miskin sangat membutuhkan, namun fakta dilapangan berbicara berbeda terutama di wilayah desa Trayang kecamatan Ngronggot Nganjuk, warga dengan kondisi ekonomi dapat dibilang cukup dan memiliki rumah yang layak huni mendapatkan PKH dan lain-lain, sedangkan warga yang keseharian bekerja sebagai tukang isi korek di pasar Kertosono dan cacat malah tidak pernah mendapatkan bantuan apa-apa. Ada apa dengan data yang dibuat desa Trayang ?

Perihal miris ini berdasarkan penelusuran wartawan Pena Rakyat News saat bertemu dengan Rafiah (53) dikediamannya dusun Nglerep desa Trayang Ngronggot yang kesehariannya sebagai buruh tani sedangkan suaminya sebagai tukang isi korek di pasar Kertosono.

Rafiah sempat berbangga diri diwaktu tahun 2019, pasalnya dirinya di Validasi buku tabungan Bank BRI (Tabunganku) dengan nomor rekening 6420-01-003899-5x-x yang katanya nantinya akan menerima bantuan dari dinas social melalui rekening tersebut, namun semenjak itu pula Rafiah sama sekali belum mendapatkan bantuan apa-apa dan yang lebih parahnya lagi menurut ketua kelompok katanya belum ada bantuan turun.

Kartu Keluarga Sejahtera hanya sebagai Hiasan

“Saya sudah pernah di data oleh perangkat desa dan diundang rapat seluruh anggota dan kelompok tapi saya selama ini belum pernah mendapatkan bantuan apa-apa bahkan rumah ketua kelompok kami saja yang tergolong rumah mewah didesa sudah ada cat tanda penerima PKH” keluh Rafiah.

Sementara untuk memastikan data penerima bantuan awak media komfirmasi kepada Sulistiowati selaku ketua kelompok dan penerima berbagai bantuan pemerintah, menurut keterangan Sulistiowati yang rumahnya berkeramik kinclong dengan desain modern dan di tembok teras terpampang tulisan Penerima PKH menerangkan bahwa jumlah bantuan BNPT totalnya 158 KK, sedangkan PKH 28 KK, dan bantuan BNPT bila diuangkan senilai 200 ribu diterimakan dalam bentuk sembako, beras, minyak dan lain-lain.

Lebih lanjut menurut Kholik selaku kordinator dina social saat dikomfirmasi melalui whatsapp dirinya akan mengkroscek ulang datanya.

“atas nama siapa, nanti biar di check datanya” Pungkasnya. (Tobing/Farida)

You Might Also Like

“Proyek Abal-abal” Pembangunan Puskesmas Lengkong Tanpa Papan Proyek
Dana Desa 2018 Wonoagung Disinyalir Buat “Bancaan” Para Oknum
“Kocar Kacir” Dinas PU CKPP Banyuwangi Putar Otak Jelaskan Proyek Tanpa SPK, Aktivis GAIB: Kali Ini Bisa Gak Mengelak?
Riset BARRACUDA : Program Bedah Rumah Kabupaten Mojokerto Diduga Banyak ‘Disunat’
Dilaporkan… Fee Buku Rp 8 M Jadi Bancaan Kepala SMA dan SMK di Jember
TAGGED:Data DesaNganjuk
Share This Article
Facebook Email Print
1 Komentar
  • Gembull Ndesoo berkata:
    15 Mei 2020 pukul 6:07 am

    Langsung diusut aja lurr… Bagaimana nganjuk bisa sejahtera kalau masih ada Oknum yang tidak adil membawa keresahan Warga yang kurang mampu. Apalagi kalau sudah mengkorupsi dana bantuan sosial pandemi covid 19. Hukumannya BERAT.. biar oknum2 itu kapok

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Pemkab Malang Realisasikan Hotmix Pendem Jatisari Pakisaji

Redaksi
By Redaksi
1 Oktober 2026
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen
Sinden Muda Lintang Kairo Mengapresiasi Paguyuban Dalang Cilik Kabupaten Kediri Curi Perhatian Pengunjung CFD di Wates
Swakelola Rp1,1 Miliar, Perkim Jombang Benahi Trotoar dan Drainase di 6 Ruas Jalan Kota

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?