PRN BOJONEGORO | Di tengah Meningkatnya debit Air bengawan solo siang tadi, Senin, (02/11/2020).Bupati Bojonegoro, Dr Ana Mu’awanah, pantau proses pengerjaan proyek jembatan penghubung Jawa Timur dan Jawa Tengah, di desa Luwehaji, kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro.
Dalam pemantauan tersebut, menurut Ana Mu’awanah, prosesnya sudah mencapai 80 persen, dan proses pengerjaannya juga tak ada kendala, meskipun kondisi debit airnya terus mengalami peningkatan, di tengah musim penghujan.
“Saya tanya sama yang teknis dilapangan tidak terganggu. Karena itu hanya untuk menahan tebing. Tapi tidak pengaruh dan besinya sudah terpasang tinggal dicor,” terang Bupati.
Menurutnya, dilokasi progres pengerjaan juga sudah terlihat ada lima kolom yang terpasang. Dua kolom sudah terpasang, tinggal tiga kolom lagi selanjutnya sudah bisa dua arah.
“Sehingga kami harapkan Desember 2020 sudah selesai dan Pak mentri rencana akan meresmikan jembatan ini,” lanjut Bupati perempuan pertama di Bojonegoro itu.
Ditanya soal prosentase apakah sudah memenuhi syarat terkait pengerjaan jembatan? Bupati menjawab sudah melebihi.
“Progres jembatan sudah melebihi tiga persen dari pengerjaan. Kan kita sudah ada rencana, bulan pertama, bulan kedua, Bulan ketiga dan seterusnya.” imbuhnya
Dengan demikian, masih kata Bupati, dengan debit air begini pun tidak ada masalah, karena itu hanya untuk menahan tebing. “Jadi itu bukan untuk menahan jembatan, tapi menahan tebing saja sehingga tidak pengaruh dan ini pokoknya tetap berjalan terus.” Pungkasnya (*) (Ali Shodiqin)

