close
HUKUM

Diduga Tanda Tangan di Palsukan Warga Kalipare Malang Melapor ke Polda Jatim

Ket.Gambar : Irfai, SH (kiri), Fetum, SH (kanan), Sujiono dan Kateni (korban)

PRN MALANG -Kamis 30 Agustus 2018. sujiono warga desa Umbulsari RT 003 RW 009 desa kalisari kecamatan Kalipare kabupaten Malang. Mendatangi SPKT POLDA JATIM untuk melaporkan Tri yantoko warga desa Bumiayu RT 001 RW 001 desa Bumiayu kecamatan Panggungrejo kabupaten Blitar, dengan nomer bukti tanda lapor Nomor : TBL/1088/VIII/2018/UM/JATIM.

Atas dugaan pemalsuan tanda tangan  dirinya , sujiono mendatangi POLDA JATIM dengan di dampingi oleh dua kuasa hukumnya dari Organisasi Bantuan Hukum (OBH YAPERMA) Irfai SH dan Fetum SH.

Saat wartawan PRN memawancarai sujiono menceritakan kasus tersebut bermula pada jual beli tanah anaknya yang bernama Tekat Santoso dengan penjual yang bernama Marjuki, tanah tersebut sudah dikuasai oleh anaknya mulai dari tahun 2006 sampai tahun 2017, tetapi dengan rangkaian rekayasa yang dibantu oleh oknum oknum tokoh masyarakat setempat sehingga tanah tersebut diambil paksa oleh pihak Marjuki dan sudah di jual belikan lagi ke orang lain bernama BOYANI warga dusun Bandung Desa Donomulyo Kabupaten Malang, kasus tanah tersebut sudah dilaporkan ke Polda Jatim. karena tempat kejadian perkara berada di wilayah hukum Malang, dalam proses penyidikan dan penyelidikan yang dilakukan polres Malang muncullah surat penyataan yang diduga direkayasa oleh pihak pihak tertentu yang mempunyai kepentingan dengan tanah tersebut.

Sujiono merasa tidak pernah menandatangani apapun apalagi surat penyataan, “kulo Niki mboten Nate tanda tangan nopo2 mas , kenal kale Tri yantoko mawon mboten” (saya ini gak pernah tanda tangan mas, dengan Tri yantoko  saja saya tidak kenal (ungkap sujiono).dengan bahasa jawanya yang kental.

Menurut kuasa  hukum sujiono Advokat Irfai, SH. Yang juga menjadi Ketua Seknas Advokat Indonesia (Relawan Kuasa hukum Jokowi) DPC Sidoarjo serta pengurus IKADIN DPC Sidoarjo dengan ciri khas jambangnya yang lebat mengatakan klien saya bener benar  dibuat alat oleh sekelompok orang atau   orang orang yang punya kepentingan pribadi untuk mendapatkan sesuatu.” Sujiono ini mas tidak pernah bertemu dengan Tri yantoko  bagaimana mungkin mereka bikin surat pernyataan” ungkap Irfai.SH.

Diwaktu yang bersamaan Advokat Fetum .SH juga menambahkan timnya akan terus mengejar oknum oknum yang bermain main dalam kasus ini. ” Siapapun oknum yang berani bermain dalam kasus ini mas, berarti dia bermain main  dengan hukum. Dan kami akan terus mengawal serta mengawasi kasus ini sehingga berjalan sesuai hukum dan perundangan undangan yang berlaku, imbuh pengacara cantik asal sidoarjo , Fetum. SH . Yang juga menjabat sebagai sekertaris KAI DPC Sidoarjo serta menjadi Sekertaris Seknas Advokat Indonesia DPC pasuruan (Ipul)

Tags : MalangWarga Laporan
putri pena

The author putri pena

Leave a Response

*